[Konsultasi Kesehatan] Jantung Berdegup Kencang

Tanya:
Siang, dok. Bulan lalu saya berolahraga terlalu keras dan membuat jantung berdetak terlalu kencang. Saya sempat dilarikan ke IGD dan dokter berkata asam lambung saya naik sehingga menekan jantung. Entah kenapa sejak kejadian itu, setiap malam jantung saya mendadak berdetak dengan cepat dan membuat saya sesak napas. Padahal sebelumnya, saya tidak pernah merasakan hal seperti ini. Hal ini sudah berlangsung selama 1 bulan. Saya sudah memeriksakan diri ke dokter dan cek EKG. Ternyata hasilnya normal. Apa yang membuat jantung saya berdetak kencang setiap malam? Hal ini sangat menggangu karena membuat saya sulit tidur. Mohon informasinya ya, dok. Terima kasih.

Zoe, Karyawati, Jakarta

Jawab:
Selamat siang, Mbak Zoe. Detak jantung atau Heart Rate (HR) normal adalah 60-100x per menit. Denyut jantung dianggap tidak normal atau kencang jika HR >140 kali per menit. Jika HR <60 kali per menit maka dikategorikan sebagai denyut janutng lemah atau bradikardi. Kencang atau tidaknya denyut jantung terutama dipengaruhi oleh aktivitas yang dilakukan dan obat-obatan.

jantung

Keluhan mengenai jantung berdetak kencang dan sesak napas dapat berasal dari jantung, paru-paru, dan organ lain seperti lambung. Selain memeriksa denyut jantung menggunakan EKG, perlu juga dilakukan pengecekan dengan treadmill atau sepeda mekanik. Tujuannya adalah untuk melihat apakah terdapat kelainan jantung. Untuk mengecek paru-paru, dapat dilakukan periksaan awal dengan ro thorax.

Terkadang peningkatan asam lambung dapat mendesak organ jantung sehingga terasa sesak dan berdebar kencang. Penting untuk mengetahui organ tubuh mana yang bermasalah, apakah jantung, paru-paru, atau lambung dengan cara berkonsultasi ke dokter. Saat ini, yang bisa Anda lakukan adalah coba untuk membatasi aktivitas fisik, seperti olahraga malam hari dan kurangi makanan pedas, asam, minuman bersoda, serta beralkohol.

Semoga bermanfaat. Salam.
dr. R. Prabowo HP

[Konsultasi Kesehatan] Sakit Kepala Sebelah atau Migrain

Tanya:
Dok, saya sering sekali mengalami sakit kepala sebelah(migrain). Belum jelas apa penyebabnya, karena nyerinya selalu datang tiba-tiba. Ini bisa terjadi hampir setiap minggu sekali. Selama ini saya hanya mengkonsumsi obat-obatan yang saya beli di warung atau apotik. Itu berhasil mengatasi nyeri nya, hanya saja setiap kali saya migrain, saya harus selalu minum obat. Apakah ini ketergantungan? adakah cara lain untuk mengurangi rasa nyeri nya tanpa harus minum obat?

Lia, Karyawati, Jakarta

Jawab:

migrainPenyebab sakit kepala ada berbagai macam seperti kelainan di otak, penyakit sinusitis, fokus mata terganggu seperti mata minus atau plus, kram otot leher, dan lain-lain.

Obat penghilang rasa nyeri termasuk untuk sakit kepala yang ada biasanya tidak menyebabkan ketergantungan. Hanya obat dengan resep dokter, beberapa dapat menyebabkan ketergantungan tergantung dari jenisnya. Untuk mengetahui secara pasti penyebab dari sakit kepalanya, lebih baik diperiksakan ke dokter.

Semoga bermanfaat. Salam.
dr. R. Prabowo HP